Health Lifestyle Motherhood Personal

Pengalaman Melahirkan di RS Antam Medika

Sekarang aku mau ceritain pengalaman melahirkan di RS Antam Medika ya setelah sebelumnya aku bahas soal pengalaman periksa kehamilan. Kalau cerita melahirkannya sendiri bisa nonton di YouTube-ku. Cek di sini ya:

PENGALAMAN MELAHIRKAN DI RS ANTAM MEDIKA

Aku mulai ceritanya dari pengalaman saat baru datang karena sudah ada flek ya.

Karena posisinya sudah mulai mules dan pada waktu itu masih jam 6 pagi, jadi aku diarahkan ke ruang IGD untuk ditempatkan pada ruangan khusus ibu yang mau melahirkan. Di ruang IGD ini aku menunggu untuk CTG dan juga pemeriksaan dalam.

Setelah pihak IGD berkonsultasi dengan dokter kandungan (via telepon), akhirnya suamiku diminta mengurus administrasi untuk kamar di kasir. Kata suami hanya perlu membayar DP kalau gak salah sekitar 50%-nya. Nanti sisanya akan dibayar setelah check out.

Selanjutnya setelah semua proses administrasi selesai, aku dibawa ke ruangan kamar. Selama di kamar aku bolak balik diperiksa oleh bidan. Sampai akhirnya masuk ke pembukaan 7, langsung di bawa ke ruangan bersalin.

Ruangan bersalin ada di lantai 2. Tidak jauh dari kamarku. Luasnya mungkin sekitar 5 x 5m. Tidak terlalu besar, tapi juga tidak terlalu kecil. Pas untuk jumlah orang yang waktu itu ada di dalam ruangan.

Aku ditidurkan di tempat tidur yang mepet dengan dinding. Pada saat itu sepertinya ada sekitar 3 orang bidan dan dokter kandungan. Semuanya mengelilingi aku, makanya suami gak dapat tempat duduk di sampingku. Akhirnya dia duduk di pojok. Hahaha. Untungnya aku tetap bisa lihat dia.

Team work antara bidan dan dokter kandungan sangat bagus. Gak bikin aku takut, justru ngejalanin prosesnya kayak mengalir gitu aja.

Sampai akhrinya pas bayi sudah lahir pun aku bisa relaks sambil IMD. Aku ngobrol sama suami, bidan dan dokter kandungan melanjutkan proses jahit. Proses jahitnya gak sakit sama sekali. Makanya aku enjoy banget quality time sama suami dan anak yang baru lahir.

Fasilitas

Aku memilih kamar kelas 1. Tipe kamar ini bisa diisi oleh dua pasien. Untungnya pada saat itu hanya aku saja berdua sama suami yang menempati kamar ini. Jadi bayar kamar kelas 1 tapi rasa VIP hehehe.

Soalnya fasilitas kamar kelas 1 ini kurang lebih sudah mirip kayak VIP, seperti:

  • Kasur (mode naik turunnya dengan pengaturan otomatis, bukan yang manual)
  • AC central
  • Kamar mandi (dengan air panas / sharing)
  • TV kabel (sharing)
  • Kursi tunggu pasien
  • Lemari es
  • Laci sekaligus lemari
  • Toiletries

Bedanya dengan VIP, hanya fasilitas kamarnya sendiri juga sudah dapat sofa dan dispenser.

Aku sendiri selama menginap 3 hari 2 malam merasa nyaman. Suami juga bisa bawa kasur lipat, dan ada area yang cukup besar untuk tidur di lantai sebelah kasurku. Bahkan di antara kami juga bisa taruh tempat tidur bayi.

Ya, di sini kita tidur bersama bayi. Sejak aku dikembalikan ke kamar, tidak beberapa lama bayi juga diantar (setelah dibersihkan).

Pelayanan

Untuk makanan setiap kali ditawarkan beberapa pilihan menu. Menu makanan sudah termasuk snack dan terkadang bisa pilih jus/teh. Rasanya menurutku oke kok. Aku selalu menghabiskan makanan yang dikasih (pesan mamaku harus dihabiskan makanan apapun yang dikasih supaya aku cepat pulih dan asi-nya cepat keluar hehehe).

Setiap beberapa kali dalam sehari juga petugas kebersihan masuk untuk membersihkan lantai, tempat sampah, dan kamar mandi. Jadi kondisi kamar selalu bersih.

Ngomongin bidan di RS Antam, menurutku ini juga adalah salah satu keputusan yang tepat buatku milih melahirkan di sini. Bidannya sangat ramah dan komunikatif. Pantang menyerah mengajarkan aku cara menyusui. Bahkan pada saat itu aku belum keluar susu dilakukan berbagai cara, sampai H+1 akhirnya keluar asi-nya! Bagian soal asi ini kayaknya harus diceritakan khusus kali ya.

Yang pasti kalau aku minta tolong dan minta diajarkan benar-benar dikasih tau dengan jelas. Setiap kali selalu nanya apakah aku sudah bisa nyusuin? Cara nyusuin posisi yang enak bagaimana, dan banyak hal lain yang sangat membantu proses menyusuiku.

Oh iya, kalau di sini pakaian bayi dan toiletries sudah disiapkan. Aku cuma bawa baju bayi untuk pulang saja.

Untuk dokter, H+1 dokter kandunganku, dr. Rahma, SpOG datang untuk cek kondisiku. Sebenarnya menurut dokter di hari ke-2 aku sudah bisa pulang karena aku sudah pulih dan bisa beraktivitas. Hanya karena dokter anak baru bisa datang di hari ke-2 sore jadi aku baru bisa pulang di hari ke-3.

Untuk yang nungguin gak perlu khawatir karena ada kantin di luar gedung (masih dalam komplek). Tapi kalau mau order online juga bisa banget. Di sana banyak banget tempat kuliner-nya.

Biaya

Nah sekarang ngomongin soal biaya. Ini juga salah satu yang membuat aku suka banget sama RS Antam Medika. Benar-benar pas dengan budget-ku dan tergolong terjangkau jika dibandingkan dengan rumah sakit sekelasnya.

Sebelum melahirkan, aku sempat tanya biaya persalinan ke bagian customer service-nya. Tapi ternyata RS Antam Medika memberikan informasinya dalam bentuk estimasi. Ini estimasi yang kudapat per Agustus tahun 2020.

Kalau aku sendiri total biaya yang dikeluarkan pada bulan Agustus 2020 dengan persalinan normal, kamar kelas 1, selama 3 hari 2 malam adalah sekitar Rp12jutaan.

KESIMPULAN

biaya melahirkan

Pengalaman melahirkan di RS Antam Medika tergolong menyenangkan buatku. Prosesnya sangat lancar dan pelayanannya sangat memuaskan. Tidak heran sampai suami pun sering kali mempromosikan rumah sakit dan dokter di sini kepada teman-temannya yang lagi mau program hamil ataupun yang sudah hamil.

Semoga informasi dan pengalamanku ini bisa bermanfaat juga buat teman-teman yang lagi cari informasi tentang rumah sakit dan dokter. Jujur saja pas pengalamanku, review tentang rumah sakit ini tidak terlalu banyak di internet. Jadi kami berdua memilih rumah sakit inihanya berdasarkan feeling saja. Alhamdulillah ternyata cocok banget.

Kalau ada yang mau ditanyakan atau ada yang lupa aku bahas, silahkan tanya saja di kolom komentar ya.

Terima kasih RS Antam Medika!

2 Comments

  1. Mirna 26/01/2021
    • Lia 27/01/2021

Leave a Reply