Serunya Hunting Kuliner

Masih ingatkah kegalauan saya ketika ingin hunting kuliner beberapa waktu yang lalu? Ketika dimana pecinta kuliner dihadapi rasa dilema saat ingin hunting kuliner di lokasi yang jauh serta rawan macet dan juga tidak praktisnya berpetualang menjelajah tempat kuliner dengan kendaraan umum? Sudah ingat? Kalau belum bisa baca dulu ceritanya di SINI ya 🙂
Pucuk dicinta ulam pun tiba, ketika ternyata Toyota Agya mengabulkan impian saya untuk hunting kuliner “di luar daerah kekuasaan saya”! Hingga akhirnya di suatu siang hari bolong itu, saya, Anjani, dan Soya berkesempatan untuk hunting kuliner sekaligus jalan-jalan menggunakan Toyota Agya. Yeiy! Yuk baca serunya perjalanan kami selengkapnya.

Sekitar pukul 12 siang sebuah mobil putih dengan body yang ramping melintas di depan rumah saya. Ternyata Anjani dan Soya menjemput saya dengan mobil Toyota Agya. Karena waktu sudah menunjukkan saatnya untuk makan siang, kami berangkat menuju daerah Kemang sebagai destinasi pertama.
The Cat Cabin lah yang kami pilih untuk bersantap siang dengan ditemani kucing-kucing yang sangat lucu.

Konsep cafe sekaligus kucing ini ternyata termasuk baru di Indonesia. Tentu saja pilihan kami ke cafe ini, untuk merasakan pengalaman makan sambil bermain dengan kucing.

Demi menjaga kenyamanan kucing, kita diharapkan untuk tidak mengganggu kucing yang sedang tidur. Bahkan memotret menggunakan flash pun tidak diperbolehkan.

Oh iya, karena konsepnya cafe makanan yang disajikan pun tidak dalam porsi besar. Jadi harap maklum ya kalau para pemilik perut karet seperti saya. Harus banyakin pesen cemilan supaya kenyang 😀

Setelah asyik bermain dengan kucing saatnya kami pergi ke destinasi selanjutnya yaitu, Ancol! Di sini kami bersantai sambil menikmati angin sepoi-sepoi di sore hari sambil menghabiskan waktu sore hari. 
Ketika matahari sudah mulai tenggelam, saatnya makan malam. Kami memilih untuk bersantap malam di Restaurant Talaga Sampireun yang letaknya masih berada di komplek Ancol. 
Sesuai dengan namanya, menu yang disajikan pun adalah menu tradisional Indonesia dengan daerah Sunda khusunya. 

Uniknya dari Talaga Sampireun ini adalah tempat makan yang menyerupai bale-bale dengan mengelilingi danau buatan plus berisikan ikan mas yang besar-besar. Kita bisa makan sambil mendengar gemericik air yang menenangkan. Tersedia juga tempat makan dalam bentuk kursi dan meja atau di dalam ruangan yang ber-ac. Tinggal pilih saja.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Saatnya kami pulang untuk beristirahat. Saya kembali di antar ke rumah dengan menggunakan Toyota Agya.
Senangnya hunting kuliner kali ini dengan menggunakan Toyota Agya, sehingga saya benar-benar mengetahui kelebihan Toyota Agya yang cocok dengan keseharian saya. Mau tau apa saja kelebihannya? Yuk di simak!

BODY YANG RAMPING
Saat perjalanan dari Kemang ke Ancol kami melewati beberapa jalan tikus demi menghemat waktu. Terkadang jalanan tersebut sangatlah sempit. Tapi tidak menjadi soal, karena ukuran Toyota Agya yang kecil tidak membuat kami khawatir tidak muat di jalanan yang sempit.


TEMPAT DUDUK YANG LUAS
Saat itu saya duduk di bagian belakang. Tidak menyangka ternyata jarak kaki saya dengan jok depan pas. Sehingga saya merasa nyaman. Bahkan saya seharusnya masih bisa mengajak 2 orang teman lagi untuk hunting kuliner 🙂

HEMAT BENSIN
Perjalanan dari Kemang-Radio Dalam-Kelapa Gading-Kemang-Ancol hanya menghabiskan sekitar dua strip tanda bensin! Amazing bukan?!
BANYAK TEMPAT MINUM
Buat kalian yang selalu bawa botol minum, tidak perlu khawatir karena Toyota Agya banyak tersedia tempat minum, baik di kursi depan maupun kursi belakang. Bahkan di kursi belakang bagian tengah pun tersedia tempat minum.

TERDAPAT COLOKAN USB
Bete saat di jalanan macet? Bosan dengerin radio? Segera colok USB yang berisikan lagu-lagu favorit kalian. Bahkan kalau sedang kehabisan batere handphone, bisa juga lho sebagai tempat charge.
BAGASI YANG LUAS
Sebagai bukti, Anjani sendiri memastikan bahwa bagasi Toyota Agya benar-benar luas. Jadi tidak perlu khawatir lagi untuk mencari tempat menaruh barang di mobil.
Dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan yang dapat dirasakan saat menggunakan Toyota Agya. 
Pokoknya hunting kuliner kali ini walaupun melelahkan tapi terasa seru sekali. Terima kasih Toyota Agya dan Indonesian Food Blogger 🙂

Jangan lupa mampir ke blog Anjani dan Soya yaa untuk lihat bagaimana cerita mereka tentang keseruan kita!

24 thoughts on “Serunya Hunting Kuliner

  1. Bukannya gak bisa sih Mas. Kasihan aja orangnya nanti. Soalnya banyak bulu-bulu kucing berterbangan hehehehe.

    Sebagian kucingnya sih gak ganggu kalo makan. Mungkin karena kucing ras kali ya. Tapi kasiannya kalo ada bekas makanan orang yang gak diambil ama pelayanannya. Kucingnya suka datengin dan cium-ciumin makanan >.< Mesti ekstra hati-hati memang buat cafe nya supaya jaga kesehatan kucingnya.

  2. Hehehe iya sih Mas. Kalau punya alergi better not come. Gak asik kalo abis main-main trus malah keluar alerginya >.<

    Thanks yaa sudah mampir. Tapi ini bukan review sih, lebih ke sharing pengalaman saja. Semoga bermanfaat dan menghibur ya 🙂

  3. Li….cabin cat sama cafe cat satu lagi enakan mana? Hihihi… Pengen banget main sama kuciiing.. Aku baru tau loh telaga sampireun..kirain itu di bandung -_-" heheheh… Keren li ^^

  4. Apa seh…. aku sering kok jalan2 ke blog orang……… wkwkwkwk…… hanya jarang meninggalkan jejak….. Ini aja karena perutku yang sexy kemana2…… ughhhh mampuslah….

Selesai baca? Yuk silahkan berkomentar dengan sopan di kolom ini. Mohon maaf link hidup akan saya moderasi. Terima kasih :)