Acne Stories Beauty Beauty Review

Menghilangkan Jerawat Dengan Produk Hada Labo. Bisa?

Tahun lalu saya bertanya kepada makeup artist yang menangani makeup pernikahan saya, “Apa Do & Don’t untuk wajah saya sebelum di makeup?”. Syarat dari Beliau hanya satu, jangan pakai obat dari dokter ya.

Oke, saya kebetulan sudah lama tidak ke dokter kulit di sebuah klinik kecantikan. Alasannya sih supaya hanya pakai obat over the counter aja yang lebih murah.

Sebenarnya sampai waktu saya lamaran, wajah saya bisa dibilang tidak ada masalah jerawat. Yang ada malah bekas gigitan nyamuk! Hahahaha.

Bahkan pas lamaran saya merias sendiri wajah saya dengan mudah, karena kulit bisa diajak kompromi.

Namun setelahnya jerawat semakin muncul. Kemungkinan besarnya adalah karena stres menjelang pernikahan.

Bahkan saat menikah wajah saya tidak mulus. Kalau dilihat lebih dekat akan terlihat permukaan yang tidak rata. Sedih banget saat itu. Tapi untungnya suami selalu mendukung supaya tetap bahagia dalam kondisi apapun.

Setelah menikah saya sempat ragu untuk ke dokter. Alasannya sudah beberapa kali saya share di blog maupun vlog. Saya tidak menunda kehamilan setelah menikah, maka saya tidak ingin wajah menerima obat keras yang dikhawatirkan bahannya akan membahayakan ibu hamil.

Sejak itu saya fokus untuk menggunakan produk over the counter. Dan produk yang saya pilih adalah rangkaian produk Hada Labo.

HADA LABO

Hada Labo

Ini bukan pertama kalinya saya menggunakan produk Hada Labo. Dulu kenal Hada Labo pertama kali ketika baru muncul produk lotion-nya di tahun 2013. Baru setelah itu pakai facial wash-nya. Dan sekarang tanpa terasa saya punya seluruh produknya untuk rangkaian skincare wajah saya sehari-hari.

Yang membuat saya memutuskan untuk menggunakan rangkaian produk Hada Labo adalah:

  1. Saya sempat baca kalau produk Hada Labo aman untuk ibu hamil. Waktu itu brand ambassador-nya, Fira Basuki yang tetap menggunakan Hada Labo saat (pada saat itu) sedang hamil.
  2. Alasan kedua adalah setelah menonton video Liah Yoo tentang jerawat, saya berpikir bahwa besar kemungkinan jerawat saya dipicu oleh dehidrasi, karena seringnya saya lupa minum air putih dan menggunakan pelembap.

Karena itu saya memilih rangkaian produk Hada Labo yang Moisturizing series. Dan berikut adalah produk-produk yang saya gunakan. Saya sebutkan berdasarkan urutan pemakaian ya:

Gokujyun Ultimate Moisturizing Face Wash

Hada Labo

Ini merupakan langkah pertama dan wajib dilakukan untuk membersihkan wajah dari kotoran. Kemasannya berbentuk tube dengan berbagai size. Saya biasanya beli yang ukuran 100gram bisa untuk 1 sampai 1.5 bulan pemakaian.

Yang saya suka dari facial wash ini adalah teksturnya adalah krim ketika pertama kali. Lalu saat digosok dengan air, maka akan menciptakan busa halus di tangan. Untuk wajah berjerawat wajib meminimalisir interaksi tangan dengan wajah, termasuk saat mencuci wajah. Apalagi menggosok terlalu keras itu sangat tidak dibolehkan.

Dengan busa halus ini, saya hanya menempelkan busa halus di wajah tanpa perlu menekan wajah. Jangan lupa sebelum mencuci wajah, harus dipastikan dulu tangan dalam keadaan yang bersih. Dan saya lebih suka mengaplikasikan face wash ini dalam kondisi kulit kering.

Ingredients:

Hada Labo

Tamagohada Ultimate Mild Peeling Face Wash Make Up Remover

Hada Labo

Tamagohada ini sebenarnya mirip dengan Gokujyun face wash. Hanya saja saya menggunakan Gokujyun di pagi hari atau malam hari ketika sebelumnya tidak menggunakan makeup. Sedangkan Tamagohada ini selalu saya gunakan di malam hari setelah bermakeup.

Beda dari keduanya adalah Tamagohada ada fungsi peeling-nya, alias membersihkan wajah dari kotoran dengan cara exfoliate (mempercepat regenerasi kulit baru). Namun karena dia mild, maka yang pernah saya dengar bisa dipakai setiap hari. Tapi saya sarankan sih tidak setiap hari, untuk berjaga-jaga aja agar tidak over exfoliate.

Lalu satu hal penting lagi kalau pakai Tamagohada ini adalah jangan terpapar sinar matahari setelahnya. Gunakan sunscreen, atau ya seperti yang saya bilang tadi untuk menggunakan produk ini di malam hari saja.

Untuk kemasan juga mirip seperti kemasan Gokujyun. Namun harga Tamagohada ini lebih mahal sedikit. Teksturnya agak beda, saya merasa ada butiran kasar yang kecil sekali, sehingga tidak kasar di kulit. Penggunaannya juga sama ya, harus membuat busa yang banyak sebelum diaplikasikan ke wajah.

Ingredients:

Hada Labo

Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion

Hada Labo

Setelah mencuci muka saya langsung mengeringkan wajah yang basah. Ada dua cara, yaitu dengan membiarkannya sampai kering sendiri, atau di lap dengan cara ditepuk-tepuk dengan handuk bersih.

Lalu dilanjutkan dengan menggunakan Lotion. Fungsi dari Lotion ini adalah untuk mempersiapkan wajah sebelum menggunakan skin care yang lainnya. Caranya adalah dengan mengunci kelembapan air pada kulit. Apalagi kita habis membersihkan wajah dengan sabun.

Lotion ini ada dua macam, yaitu Light Lotion untuk kulit wajah berminyak dan Lotion untuk kulit wajah kering. Saya sudah pernah pakai keduanya, dan menurut saya Light Lotion itu rasa lengketnya lebih sedikit dibandingkan dengan Lotion.

Lengket di sini bukan yang ganggu ya. Jadi pas airnya di tepuk-tepukkan ke wajah itu berasa ada sedikit yang nempel. Namun kalau sudah mengering malah gak ada rasanya sama sekali. Hal ini terjadi karena Hada Labo tidak menggunakan alkohol, jadi cairannya tidak langsung menguap. Justru mengunci kelembapan air pada kulit.

Hada Labo

Teksturnya seperti air biasa. Saya biasanya pakai maksimal hanya 2 tetes. Makanya pakai produk ini tuh irit banget.

Kemasannya berbentuk botol dengan ukuran 100ml.

Gokujyun Ultimate Moisturizing Milk

Hada Labo

Ini adalah salah satu rangkaian produk yang paling terakhir saya coba dari Hada Labo. Alasannya sih sebenernya takut wajah jadi tambah berjerawat karena kulit lembap banget. Apalagi Gokujyun terkenal akan lembapnya.

Namun itu tidak terjadi kepada saya selama mengaplikasikan produk dengan ukuran yang pas. Saya biasanya hanya menggunakan 1 tetesan saja untuk seluruh muka. Kalau mau tambah lagi untuk leher, bisa tambahkan sedikit.

Teksturnya hampir mendekati cair. Namun yang membedakan adalah warnanya yang putih pekat. Sama sekali tidak membuat lengket selama pakainya tidak kebanyakan.

Sayangnya kemasan Milk dan Lotionnya hampir mirip, saya suka hampir ketukar. Hehehehe.

Hada Labo

Kiri Moisturizing Milk, kanan Moisturizing Cream

Gokujyun Ultimate Moisturizing Cream

Hada Labo

Jika di pagi hari menggunakan Moisturizing Milk, maka di malam hari saya menggunakan Moisturizing Cream.

Produk ini benar-benar membuat saya merasa nyaman di pagi hari karena bangun dengan kondisi muka yang lembap. Pakai makeup pun terasa mudah.

Sama seperti yang lainnya, karena teksturnya benar-benar tinggi pelembap, maka pemakaiannya harus benar-benar sesuai kebutuhan wajah. Gak mau kan besok paginya malah muncul jerawat besar sekali?

Kalau produk ini kemasannya menggunakan jar. Dan sayang sekali tidak dilengkapi spatula, sehingga harus waspada untuk kehigienisannya. Ukuran jar nya adalah 40gr.

Gokujyun Ultimate Moisturizing Cleansing Oil

Hada Labo

Produk terakhir yang juga saya pakai adalah Cleansing Oil. Cleansing oil ini saya pakai sebelum menggunakan facial wash. Gunanya untuk mengangkat kotoran makeup.

Teksturnya sama seperti namanya yaitu minyak. Namun ketika dibilas dengan air maka akan berubah warna menjadi putih seperti susu.

Hada Labo

Kiri sebelum dibilas air, kanan setelah dibilas air

Tidak perlu khawatir bagi pemiliki wajah berminyak. Tidak berpengaruh dengan jerawat kok menggunakan cleansing oil untuk membersihkan wajah. Selama pemakaiannya tidak lama, dan langsung dibilas.

Kemasannya mirip seperti lotion dan milk, untung saja saya taruhnya di kamar mandi. Jadi gak mungkin ketuker. Hehehehe. Oh iya, ukurannya 100ml.


Setelah pemakaian hampir setahun, bisa dibilang Hada Labo merupakan skin care yang tepat untuk kulit kering berjerawat saya. Tentunya juga dengan bantuan beberapa produk lain yang membantu menghilangkan jerawat, seperti Verile atau Derma Angel saat jerawat sedang matang.

Kondisi wajah per September 2017. Belum hilang bekas jerawat, tapi sudah jarang jerawat besar.

Banyak orang yang takut untuk mencoba Hada Labo karena mengalami keluar jerawat kecil-kecil.

Ya, saya juga mengalaminya. Tapi ketika ditelaah dengan jelas, saya tahu kesalahan saya:

  • Saya tidak menggunakan pelembap dengan jumlah yang benar. Entah itu kebanyakan atau kedikitan.
  • Saya tidak banyak minum, sehingga kulit kering parah. Lalu kadar minyak meningkat sehingga jerawat kecil-kecil pun muncul.
  • Di kasus saya, jerawat muncul di pipi. Setelah sadar, saya ternyata suka malas membersihkan frame kaca mata.
  • Dan masih banyak penyebab lainnya yang perlu dicek.

Perlu diingat ini terjadi pada kulit kering berjerawat saya. Lalu jerawat yang muncul buka jerawat radang yang besar dan menjalar ke area lain. Maka dari itu saya merasa yakin kalau produk ini cocok untuk saya.

Yang saya suka juga dari produk Hada Labo adalah produknya yang aman untuk kulit sensitif. Produknya tidak memiliki aroma dan juga pewarna.

Lalu untuk menjawab pertanyaan pada judul tulisan ini. Menghilangkan Jerawat Dengan Produk Hada Labo. Bisa?

Kalau dalam kasus saya, bisa πŸ™‚ Hanya saja butuh waktu dan kesabaran.

Lalu untuk menghilangkan bekas jerawat, perlu bantuan produk lain. Karena skin care ini hanya untuk perawatan kulit sehari-hari. Untuk membersihkan kotoran dan memberi nutrisi dengan melembapkan kulit.

Sepertinya saya akan mencoba menggunakan essence dan juga serum untuk menghilangkan bekas jerawat. Ada rekomendasi pakai produk apa?

UPDATE 12 SEPTEMBER 2018

Mau lihat kondisi kulit saya sekarang bagaimana dan bagaimana cerita tentang berpengaruhnya skincare Hada Labo untuk kulit berjerawat saya? Bisa tonton di sini ya!

Disclaimer: Saya bukan ahli dalam kulit maupun kecantikan. Perlu diingat produk yang cocok di kulit saya belum tentu cocok di kulit orang lain. Begitupun sebaliknya. Lakukan riset terhadap kondisi kulit sendiri. Semua cerita pada tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis. πŸ™‚

50 Comments

  1. Mirna Kei Rahardjo 17/10/2017
    • Lia 18/10/2017
  2. Oline 17/10/2017
    • Lia 18/10/2017
      • Rifka Annisa 12/02/2018
        • Lia 12/02/2018
  3. zeillamudev 18/10/2017
    • Lia 21/10/2017
      • zeillamudev 23/10/2017
        • Lia 24/10/2017
  4. Meriska Putri W 18/10/2017
  5. jennifer tan 18/10/2017
    • Lia 21/10/2017
  6. Melissa Tjia 19/10/2017
    • Lia 21/10/2017
  7. Woro 19/10/2017
    • Lia 21/10/2017
      • Woro 23/10/2017
        • Lia 24/10/2017
        • galih safitri 16/11/2017
  8. Liswanti 19/10/2017
    • Lia 21/10/2017
  9. Kei 22/10/2017
    • Lia 22/10/2017
  10. galih safitri 16/11/2017
    • Lia 17/11/2017
  11. swastikagie 27/12/2017
    • Lia 29/12/2017
  12. Dahlia 09/01/2018
    • Lia 11/01/2018
  13. Nanda 17/01/2018
    • Lia 17/01/2018
  14. Anisakh 18/03/2018
    • Lia 19/03/2018
  15. Risya 29/03/2018
    • Lia 29/03/2018
    • Lia 29/03/2018
  16. Sharon Loh 01/04/2018
    • Lia 02/04/2018
  17. newhildaikka 11/05/2018
    • Lia 13/05/2018
  18. Azalenia 13/05/2018
    • Azalenia 13/05/2018
      • Lia 13/05/2018
  19. dani 18/05/2018
    • Lia 20/05/2018
  20. Raya Ani 29/05/2018
    • Lia 30/05/2018
  21. rumi 25/06/2018
    • Lia 26/06/2018

Selesai baca? Yuk silahkan berkomentar dengan sopan di kolom ini. Mohon maaf link hidup akan saya moderasi. Terima kasih :)

Instagram

%d bloggers like this: