Merayakan Earth Hour 2017 di Best Western Premier The Hive

Salah satu keuntungan menjadi blogger adalah banyak sekali pengalaman baru yang pertama kali saya rasakan. Seperti salah satunya saat weekend beberapa waktu yang lalu, saya dan beberapa blogger berkesempatan untuk merasakan staycation di Best Western Premier The Hive, Cawang. Tidak hanya staycation saja, ada beberapa rangkaian acara yang kami ikuti dalam rangka Earth Hour 2017.

Best Western Premier The Hive

Earth Hour adalah gerakan yang diorganisir oleh World Wide Fund for Nature (WWF) yang bertujuan untuk mendorong masyarakat, komunitas, dan juga bisnis untuk mematikan lampu selama 1 jam. Gerakan ini pertama kali dilaksanakan di Australia pada tahun 2007, dan sekarang sudah menjadi gerakan yang mendunia. (Sumber: Wikipedia)

Saya sendiri belum pernah mengikuti acara Earth Hour sebelumnya. Jadi sangat bersemangat dan penasaran bagaimana sih keseruan acara yang pada tahun 2017 ini dilaksanakan pada tanggal 25 Maret.

Note: Jika ingin langsung membaca review tentang hotel silahkan langsung ke tulisan, “PENGALAMAN MENGINAP DI BEST WESTERN PREMIER THE HIVE”.

EARTH HOUR BLOGGER GATHERING

Best Western Premier The Hive

Begitu kami sampai di Best Western Premier The Hive (seterusnya saya akan menyebut hotel dengan The Hive), kami diajak untuk berkumpul di Heather Restaurant. Restauran ini unik sekali. Karena dekat dengan kolam berenang. Jadi para orang tua yang mengajak anaknya bisa makan sekaligus mengawasi putra-putrinya.

Acara dibuka dengan sambutan Bapak Adriantomo selaku Marcom dari The Hive. Pak Tomo, kami memanggilnya, memperkenalkan tentang hotel yang merupakan bintang 4.5-5 ini.

Nama The Hive yang merupakan sarang lebah ternyata memiliki arti. Diharapkan agar seluruh pengunjung hotel merasa nyaman beristirahat di The Hive.

Karena namanya sarang lebah, banyak sekali elemen-elemen tentang lebah dan sarangnya yang berbentuk segi enam itu tampak di interior hotel. Seperti di fasad depan hotel sampai ke ceiling-nya.

Lagi asik cerita tentang hotel yang terletak di Jakarta Timur ini, tiba-tiba datang minuman yang bernama Premier Verde.

Best Western Premier The Hive

Premier Verde ini merupakan minuman yang terbuat dari nanas dan sawi. Awalnya agak takut nyoba sih. Pertama, saya gak suka nanas. Kedua, apa ya rasanya sawi dijadiin minuman?

Tapi percaya deh, rasanya tuh seger banget. Mengingatkan saya sama permen yang rasanya banyak itu. Hehehe. Sensasi di lidahnya juga unik. Ada rasa asem dan refreshing seperti soda. Walaupun kaget pas diminum, tapi kepengen minum lagi dan lagi. πŸ˜€

Belum selesai menikmati Premier Verde, kami kedatangan lagi cake yang bentuknya lucu-lucu. Ternyata ada beberapa bentuk cheese cake yang bisa kami coba. Satu persamaannya dari seluruh cake tersebut adalah, elemen lebah beserta sarangnya ditampilkan di cake.

Best Western Premier The Hive

Bagi penyuka makanan manis pasti suka sekali dengan cheese cake ini. Namun bagi yang tidak suka, maka kombinasi minuman Premier Verde dan Cheese Cake ini pas banget untuk menetralkan rasa manis.

Setelah habis cobain cake dan minuman, kita pun diajak untuk melihat demo membuat salad. Tapi ini bukan sembarang salad, karena caranya praktis banget. Saya aja sampe gak kepikiran hehehe.

Ada Chef SriyantoΒ beserta asistennya yaitu Chef Arnold (bukan, ini bukan chef yang dulu ada di Master Chef itu ;P). Salad yang dibuat di sini sama seperti salad pada umumnya, namun yang membedakan adalah cara buatnya. Chef Sriyanto menggunakan toples untuk mencampur adukkan sayuran dan bumbu sebelum dihidangkan.

Best Western Premier The Hive

Best Western Premier The Hive

Dengan proses seperti ini sayuran dan bumbu dapat menyatu jadi satu. Proses pembuatannya juga tidak perlu membutuhkan banyak waktu. Praktis dan mudah dipraktekan di rumah (atau di kos? hehehe).

GELAP-GELAPAN DI TENGAH KOTA JAKARTA

Setelah sempat beristirahat di kamar, kami pun akhirnya kumpul kembali di lobby hotel untuk mengambil lilin. Tau ga, bahkan sampai ke lilinnya aja tetap menggunakan atribut lebah lhooo.

Best Western Premier The Hive

Lilinnya di taruh di dalam gelas yang sudah berisi beras warna cokelat dan kuning. Beras ini untuk menopang lilin yang akan kita pakai saat Earth Hour.

Tidak hanya blogger, tapi para tamu hotel juga diajak untuk turun berkumpul di dekat kolam renang. Ada makanan ringan beserta minuman yang gratis disediakan oleh hotel untuk para pengunjung.

Best Western Premier The Hive

Tepat pukul 20.30 WIB lampu hotel pun dimatikan. Pemandangan mulai tidak terlalu terlihat. Hanya ada cahaya api pada lilin yang kami pegang. Namun suasana gelap seperti ini tidak membuat atmosfir liburan jadi gak ceria. The Hive menyuguhkan juga hiburan yang menarik. Ada penampilan angklung dari Harmoni Bambu, sampai juga ada atraksi sembur api (duhhh apa ya nama kerennya? hahaha) dari bartendernya.

Masih kurang seru? Iiih jangan salah, pada malam itu The Hive bagi-bagi hadiah yang banyak sekali buat para tamu. Sampe saya mikir ini kok dermawan banget ya hotelnya. Hahahaha.

Karena keriuhan dan suasana yang asik itu tanpa terasa sudah 1 jam berlalu dan saatnya lampu kembali di nyalakan. Selesailah acara Earth Hour 2017 bersama Best Western Premier The Hive tahun ini. Semoga diadakan lagi ya tahun depan. Dan tentunya semoga tambah banjir dan bertaburan hadiahnya πŸ˜€


PENGALAMAN MENGINAP DI BEST WESTERN PREMIER THE HIVE

Setelah tadi saya ceritain tentang acara Earth Hour bersama The Hive, saya mau cerita nih tentang pengalaman bermalam di hotel yang ternyata jaraknya hanya 7km dari Bandara Halim Perdana Kusuma.

Nah ngomong-ngomong jarak, saya mau cerita bagaimana mudahnya akses ke hotel ini. Hotel ini terletak di tengah-tengah antara timur dan selatan kota Jakarta. Areanya juga strategis untuk dilewati karena dekat dengan tol, berada di jalan utama, trus kalau mau naik kendaraan umum bisa naik Trans Jakarta dan juga Commuter Line. Pokoknya mudah banget.

Untuk fasilitas juga lumayan lengkap, dari kolam renang untuk dewasa dan anak-anak, gym, spa, dan juga ruang untuk meeting ataupun acara lain.

Best Western Premier The Hive

Hari itu saya sekamar dengan Marga Apsari (food blogger) di Deluxe Room. Untuk naik ke kamar hotel perlu tap kartu di lift, sehingga lebih aman. Oh iya, lift nya walaupun hanya dua tapi kami tidak pernah nunggu lama selama menginap di sana.

Begitu membuka pintu kamar, sudah ada dua single bed dengan masing-masing selimut tebal dan dua buah bantal yang empuk. Mata saya langsung tertuju pada sofa kecil yang berada di sudut kamar. Dengan lampu berdiri dan meja, posisi enak sekali buat dipakai untuk duduk bersantai sambil minum teh.

Best Western Premier The Hive

Best Western Premier The Hive

The Hive juga memperhatikan keamanan dengan tidak memiliki balkon yang bisa dibuka. Jadi kami hanya bisa melihat pemandangan dari dalam ruangan.

Soal fasilitas, untuk tipe kamar deluxe sudah cukup lengkap. Di depan pintu sudah ada lemari dengan gantungannya. Oh iya, di sini disediakan 2 buah bath robes lho! Sayangnya kemarin lupa pake, kan lumayan ya bisa foto-foto ala Kim Kardashian. LOL!

Trus juga ada safety deposit di bagian bawah lemari. Lalu juga ada teko pemanas beserta teh dan kopinya yang bisa kita pakai secara gratis. Kalau ada yang butuh kulkas, juga ada. Tapi harus diperhatikan kalau makanan/minuman yang sudah tersedia di kulkas akan di kenakan charge kalau diambil.

Best Western Premier The Hive

Tidak lupa ada meja dan tv di area kamar tidur. AC-nya pun lumayan dingin. Dan satu lagi yang saya suka, WIFI di The Hive dari lantai atas sampai di kamar sendiri itu kenceng banget. Selama di sana bener-bener hemat kuota internet πŸ˜€

Best Western Premier The Hive

Nah sekarang ngomongin kamar mandi. Kamar mandinya juga standar, dengan toilet dan shower. Peralatan mandinya di sini cukup lengkap, dari sabun, shampoo, odol dan sikat gigi, plus alat cukur untuk pria.

Best Western Premier The Hive

Yang suka pakai hair dryer gak usah bawa lagi, karena sudah disediakan. Dan yang paling penting, ada kaca kecil cembung yang berguna banget buat saya yang minus ini.

Terkadang cuci muka dengan lepas kacamata sering ketinggalan menghapus sabun di beberapa sisi yang tidak terlihat. Dengan adanya kaca kecil ini saya gak perlu jinjit dan mendekat ke kaca besar πŸ™‚

Kami pun juga sempat mencoba menikmati hidangan makan malam dan sarapan di Heather Restaurant. Masakan yang disediakan cukup beragam, dari masakan nasional hingga internasional semua tersedia.

Best Western Premier The Hive

Kita pun bisa makan di dalam restauran atau di luar restauran. Hanya saja kita perlu datang agak pagi atau siangan sekalian jika ingin sarapan dengan nyaman di sini. Karena saat sarapan lumayan sulit cari kursi yang kosong.


Itu dia pengalaman saya staycation di Best Western Premier The Hive beberapa waktu yang lalu, sekaligus mengikuti acara Earth Hour 2017. Saya merekomendasikan hotel ini untuk staycation maupun bisnis karena lokasinya yang berada di area strategis.

Best Western Premier The Hive

Bagi yang mau menikah juga bisa lho di sewa beberapa function room-nya untuk dijadikan gedung pernikahan πŸ˜‰

Terima kasih sudah baca cerita saya dari awal sampai akhir. Sampai jumpa di staycation lainnya!

Best Western Premier The Hive  

Alamat: Jl. DI. Panjaitan Kav. 3-4, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13340
Telepon: (021) 29821888
Website: www.bwpremierthehive.com
Facebook: Best Western Premier The Hive
Instagram: @bwpthehive
Twitter: @bwpthehive

21 thoughts on “Merayakan Earth Hour 2017 di Best Western Premier The Hive

    1. Mewah karena mungkin ini hotel bintang 4.5-5 kali yaaa. First time nginep di hotel berbintang banyak gini nih hihihihi πŸ˜€

  1. Aku mau verde premiernya lagi. Nyegerin banget πŸ˜€
    Btw bikin saladnya sih gampang yang nggak gampang ngus8r rasa magernya ya :””””)

    happy to meet u lia. Samapi ketemu lagi:)

  2. Keren abis hotelnyaaa. Beberapa waktu lalu Best Western juga bikin acara di Malang sayang aku gabis aikutan πŸ™

Selesai baca? Yuk silahkan berkomentar dengan sopan di kolom ini. Mohon maaf link hidup akan saya moderasi. Terima kasih :)