Apa Yang Dimaksud Dengan Personal Branding?

Belakangan ini saya lagi dapat PR (baca: pekerjaan rumah) dari seseorang dan juga dikomporin sama seseorang yang lain lagi, dan yakin setelah baca ini pasti mereka tahu siapa yang saya omongin. Hihihihi. 
Kedua orang baik ini membantu saya untuk menemukan keunikan saya di dalam dunia blogging, supaya nantinya juga dapat sekaligus menjadi Personal Branding saya. Nah tugasnya yaitu, saya harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait diri saya sendiri dan apa yang saya suka, sehingga bisa menemukan keunikan saya. Aihhh ribet yah jelasinnya 😛
Setelah beberapa hari ini mikir kemana-mana, dan hasilnya belum dapat juga. Bahkan saya sempat curhat di tulisan beberapa waktu yang lalu tentang hal ini. (Oh iya, terima kasih ya buat kalian yang udah komen. You guys are awesome!)

Eh, ternyata mencari tahu tentang personal branding diri sendiri itu susah banget yah!

 

Jadi inget dulu pas belajar marketing saat di bangku kuliah, kalau memang brand alias merek itu unsur yang penting dalam suatu usaha. Makanya wajar kalau sebuah perusahaan mati-matian menjaga image-nya supaya merek yang sudah dibangun sedemikian rupa tidak jatuh hanya dalam semalam.
Berhubung saya sedari dulu bukanlah anak yang rajin, saya pun masih belum dapat mengerjakan PR seperti yang saya sebutkan di atas. Hasilnya malah ngalor ngidul dan sampai akhirnya nemu cuplikan sebuah acara di luar negeri melalui Youtube.
Acara tersebut adalah The Tonight Show Staring Jimmy Fallon. Dimana cuplikan yang saya tonton adalah salah satu segmen talkshow asal New York yang berjudul Wheel Of Musical Impressions.   
Di segmen ini para bintang tamu ditantang untuk dapat menirukan gaya menyanyi seorang penyanyi, namun dengan lagu yang lain. Dengan memencet sebuah tombol, sang bintang tamu dan pembawa acara, Jimmy Fallon bergantian melakukan tantangan tersebut.
Sampai akhirnya saya melihat tantangan yang dilakukan oleh Ariana Grande, dimana ia harus menirukan gaya bernyanyi 3 diva yang pernah ada dalam sejarah menyanyi di dunia yaitu Britney Spears, Christina Aguilera, dan Celine Dion.
Coba deh tonton dulu videonya:
Ekspresi saya saat pertama nonton video ini adalah ketawa-ketawa sendiri kayak Jimmy Fallon pas lihat Ariana Grande dapet banget niruin gayanya Celine Dion nyanyi. Pake adlib-adlib segala lagi. Terlalu mirip! 😀
Melihat video ini saja jadi kepikiran sama personal branding yang kita bicarakan di awal. Mungkin itu yang dimaksud kenapa branding akan nempel banget sama diri kita, sampai-sampai orang bakalan langsung tahu itu “siapa” atau melihat sesuatu maka akan teringat “siapa”. 
Seperti kita saat melihat video tadi malah bukan melihat Ariana atau Jimmy yang bernyanyi, melainkan mendengar Celine Dion dan Sting sedang berduet ketika kita menutup mata dan pasang telinga. Celine Dion dengan ciri khasnya yang bernyanyi dengan powerful, juga Sting dengan artikulasi kata yang tidak jelas.
Kalau penyanyi memang bisa dilihat dan didengar dengan cara nyanyinya. Nah kalau penulis galau di blog kayak saya gimana yah cara cari Personal Branding-nya? Hmmm…. Kayaknya PR nya masih belum selesai nih. Jadi pusing lagi 😛
Yak, sepertinya saya masih harus kembali mengerjakan PR ini. Semoga di tulisan berikutnya sudah ketemu ya… Sampai jumpa lagi di tulisan berikutnya!
PS: Kalau kalian biasanya diidentikan dengan apa? Cerita dooong! 🙂

22 thoughts on “Apa Yang Dimaksud Dengan Personal Branding?

  1. Selamat menemukan yach lia. Kalau sudah ketemu pasti jadinya bagus bangat karena proses nya pasti butuh waktu dan pemikiran yang matang.

  2. Bagi saya, yang penting saya jadi diri sendiri, sih. Saya ingin dikenal orang sebagaimana adanya saya, bukan saya membuat apa image ideal yang baik banget di kepala saya lantas saya memakai "topeng" untuk menjadikan saya orang yang baik dan punya branding yang keren banget. Simply said, topeng itu berat…
    Dalam soal tentang bagaimana saya diidentikkan, ya saya belum bisa menjawab. Saya ingat pepatah Bali yang berkata, "de ngaden awak bisa, depang anake ngadanin". Kira-kira artinya "jangan bilang kita bisa, biarkan orang lain yang menilai." Akibatnya ketika saya ditanya saya ini diidentikkan sebagai apa, saya memilih mendengar obrolan-obrolan orang lain tentang saya, dan di sanalah brand saya terletak.

  3. Berhubungan dengan ngeblog, sampai sekarang saya masih belum nemu "Personal Branding" saya…Mungkin karena sejak awal memang melakukan kegiatan ini dengan tidak punya tujuan apa-apa, hanya buat senang-senang. Tapi setelah banyak kenal dengan blogger2 kece (macam Anda juga :P), saya jadi mikir mau dibawa kemana urusan ngeblog ini. Dan ternyata butuh personal branding yang secara tidak langsung juga memengaruhi isi dari blog kita. Bahkan sampai2 saya menghapus banyak postingan yang terlalu pribadi dan "kosong"..hihihi

  4. Pernah ikutan kelas workshop di kantor untuk management gitu. Salah satu sesinya adalah menilai teman2 lain di selembar kertas tentang first impression mereka atas yang lainnya. Di situ ada beberapa yang nulis kalau saya firm atau tegas. Mungkin bahasa gaulnya sih galak kali ya hahaha

  5. Wuiiih keren Gara. Memang kadang orang lain ya yang bisa menilai. Kita sendiri malah gak sadar.

    Menurutku sih Personal Branding gak bisa kita jadiin topeng, karena memang biasanya sudah melekat di diri kita. Paling enak jadi diri sendiri. Ya gak? 🙂

  6. Mas Dani: huahahahaha apaan tuh Personal Finance? Hmmm… Mungkin Finance Enthusiast? 😛

    Mbak Nurul: Iya, Mas Dani mah udah jelas. Dani Rachmat si Seleb Blogger hihihihihi 😀

Selesai baca? Yuk silahkan berkomentar dengan sopan di kolom ini. Mohon maaf link hidup akan saya moderasi. Terima kasih :)